Hymne Darah Juang (2): dari Lokal menuju Nasional
Menjelang Mei 1998, aksi-aksi unjuk rasa terus bergulir. Kiri atau kanan sudah tak jadi soal selagi melawan musuh yang sama: Kediktatoran Orde Baru. Gelombang perlawanan rakyat yang dipelopori para mahasiswa tak terbendung. Himne "Darah Juang" pun berkumandang di mana-mana.
Baca
Hymne Darah Juang (1): dari Fakultas Filsafat menuju Jatuhnya Soeharto
Himne "Darah Juang" diciptakan sekitar tahun 1991, dengan “kontribusi” dari beberapa kawan dalam komunitas KM. Misalnya, Budiman Sudjatmiko dalam sebuah wawancara di televisi menyatakan ia ikut menyumbang kata “bunda” dalam lagu tersebut.
Baca
AS-Israel Serang Iran, MUI dan Koalisi Sipil Desak RI Keluar dari Board of Peace
Majelis Ulama Indonesia (MUI) menilai forum yang digagas oleh Donald Trump itu tak benar-benar efektif dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina. Sementara Koalisi Masyarakat Sipil mengeluarkan petisi menolak keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BOP). Keterlibatan RI di BoP berpotensi menggerus kedaulatan Indonesia.
Baca
Alarm Kebebasan Pers: Indeks Keselamatan Jurnalis Merosot, Swasensor Menjamur
Meski masih berada dalam label "Agak Terlindungi", penurunan skor sebesar 0,9–1 poin ini mengonfirmasi adanya erosi secara sistematis terhadap ruang gerak jurnalis sebagai pilar demokrasi keempat.
Baca
MA Amerika Serikat Batalkan Tarif Resiprokal Trump, Angin Segar bagi Indonesia
Mahkamah Agung Amerika Serikat memutuskan kebijakan tarif Donald Trump melanggar konstitusi. Meski begitu, Trump mengabaikan putusan itu dan menetapkan tarif global baru sebesar 10%, batalnya kebijakan tarif resiprokal itu membawa angin segar bagi kepentingan ekonomi Indonesia.
Baca
Buntut Protes Warga, Pemprov DKI Terbitkan Aturan Baru Lapangan Padel
Demam olahraga padel berujung keluhan dan protes warga sekitar lapangan padel yang lokasinya berada di permukiman. Pemprov DKI pun mengeluarkan aturan larangan pembangunan lapangan padel baru di zona perumahan dan hanya diperbolehkan di kawasan komersial.
Baca
Selebrasi Gol di Sepakbola, Jadi Ikon Branding Pemain hingga Picu Provokasi
Selebrasi berjoget pemain Real Madrid Vinicius Junior usai mencetak gol ke gawang Benfica di leg pertama playoff Liga Champions dipersoalkan karena dianggap memprovokasi. Padahal selebrasi usai mencetak gol selalu dinanti penonton dan jadi bagian hiburan dalam sepakbola.
Baca
Kegagalan Telak Diplomasi Indonesia: Bayar untuk Jadi Pasar Amerika, dan Jadi Satpam di Gaza
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di era Presiden Prabowo Subianto bakal terbebani dua kewajiban baru yang menguntungkan pihak asing: membayar Board of Peace (BoP) untuk jadi centeng di Gaza dan mengimpor produk Amerika Serikat (AS), terutama minyak.
Baca
Lagu Darah Juang, Konser John Tobing dan Kenangan Nezar Patria
Beberapa tahun lalu dia bertandang ke rumah saya di Yogya, dan bicaranya agak lambat dan sedikit pelo. “Coy, apakah laguku bisa ditagih royaltinya?”, dia bertanya dengan keluguan yang dalam.
Baca
Khairullah: Terus Berjuang, Tak Ada Kamus Patah Arang
Ia buta. Bahasa halusnya tunanetra. Lantaran penyakit glaukoma sejak muda yang idapnya. Saya coba berempati padanya. Untuk ikut merasakannya. Membayangkan saja tak sampai hati. Umpamanya: kini Irul tak tahu perubahan fisik yang perlahan menua.
Baca
Indonesia dan Martabat Budaya di Era Digital: Menjawab Rasisme dengan Peradaban
Peristiwa komentar rasis dari sebagian netizen Korea harus menjadi pelajaran bersama. Kemajuan teknologi tidak cukup untuk membangun peradaban. Peradaban dibangun oleh penghormatan terhadap manusia.
Baca
Cara Menghindari Rasa Kesal
Bayangkan, setiap pekarangan rumah ada tanaman sayur sayur dan buah. Membayangkan kejadian seperti ini saja sudah membuat hati senang. Apalagi kalau sungguh sungguh terjadi. Namun, baru saja hati sejenak merasa senang, tiba tiba jadi berubah kesal.
Baca