Sabtu, 18 Juli 2026
About Us Term of Use
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan (2): Paid Media Bukan Earned Media

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan (2): Paid Media Bukan Earned Media

Praktisi humas seharusnya paham bahwa independensi earned media juga diperlukan untuk kepentingan mereka Pemberitaan organik merupakan sinyal mengenai cara publik, wartawan, ahli, dan pemangku kepentingan melihat sebuah lembaga.

Baca
Iklan Tidak Membeli Pemberitaan (1): Terima Iklan Lantas Tak Boleh Kritis?

Iklan Tidak Membeli Pemberitaan (1): Terima Iklan Lantas Tak Boleh Kritis?

Bagaimana mungkin Tempo memberitakan Agrinas secara kritis, tetapi pada saat yang sama bagian bisnisnya datang menawarkan kerja sama? Bukankah itu kontradiktif, bahkan munafik?

Baca
News Contents
Ambisi B50 Indonesia: Swasembada Energi Dikejar, Swasembada Pangan Tercecer

Ambisi B50 Indonesia: Swasembada Energi Dikejar, Swasembada Pangan Tercecer

Di balik narasi kedaulatan energi program B50, ada jalinan tata kelola rumit dengan risiko sangat besar bagi masyarakat luas. Evaluasi komprehensif harus dilakukan terhadap niat mendasar, kesiapan infrastruktur implementasi, serta konsekuensi nyata terhadap rumah tangga menengah ke bawah.

Baca
Selangkah Lagi, Indonesia Miliki Kawasan Bebas Pajak bagi Expat di Bali

Selangkah Lagi, Indonesia Miliki Kawasan Bebas Pajak bagi Expat di Bali

Kawasan ini didesain sebagai ekosistem tertutup: modal masuk dari luar negeri, dikelola di dalam zona, dan dialirkan kembali untuk membiayai proyek luar negeri atau proyek strategis nasional yang ditunjuk secara khusus.

Baca
FIFA Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Kans Indonesia Lolos Membesar

FIFA Dorong Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Tim, Kans Indonesia Lolos Membesar

Presiden FIFA Gianni Infantino berdalih langkah ini diambil demi memberikan kesempatan bagi setiap negara di dunia untuk bisa tampil di Piala Dunia. UEFA dan CONCACAF menolak proposal tersebut karena dinilai bisa menurunkan kualitas turnamen.

Baca
Ironi Piala Dunia 2026: FIFA Bergelimang Cuan, Tuan Rumah Justru Tekor

Ironi Piala Dunia 2026: FIFA Bergelimang Cuan, Tuan Rumah Justru Tekor

Setelah Cristiano Ronaldo tersingkir, FIFA kini disebut andalkan kebintangan Lionel Messi demi raup pundi-pundi di ajang Piala Dunia 2026 hingga memunculkan narasi Argentina jadi "Anak Emas FIFA".

Baca
Otonomi yang Rapuh: Mengapa Pemkot Menuntut Keuangan Daerah Ditata Ulang?

Otonomi yang Rapuh: Mengapa Pemkot Menuntut Keuangan Daerah Ditata Ulang?

Sebuah kota yang menghadapi krisis sampah akut atau kerusakan akibat banjir tak bisa dengan mudah mengalihkan dana mereka untuk mengatasi persoalan mendesak itu, karena sudah dialokasikan oleh Kementerian Keuangan.

  Baca
Koperasi Merah Putih: Kebangkitan Ekonomi Rakyat atau Sentralisasi Birokrasi?

Koperasi Merah Putih: Kebangkitan Ekonomi Rakyat atau Sentralisasi Birokrasi?

  Baca
Mengurai Ilusi "Potongan 8 Persen"

Mengurai Ilusi "Potongan 8 Persen"

  Baca
Selain Mufli Budi Ananda, Berikut Ini Jejaring Raffi Ahmad di Pemerintahan

Selain Mufli Budi Ananda, Berikut Ini Jejaring Raffi Ahmad di Pemerintahan

  Baca
Museum Marsinah, Monumen Tanpa Keadilan Berbalut Rekonsiliasi

Museum Marsinah, Monumen Tanpa Keadilan Berbalut Rekonsiliasi

Pembangunan museum Marsinah tanpa mengejar keadilan bagi Marsinah justru menjadi ironi yang menyayat hati. Negara seolah lebih memilih membangun bangunan formal, ketimbang meruntuhkan tembok impunitas.

Baca
Kisah Zhou Qunfei, Anak Desa yang Nyaris Tak Punya Masa Depan

Kisah Zhou Qunfei, Anak Desa yang Nyaris Tak Punya Masa Depan

Namanya: Zhou Qunfei, pendiri Lens Technology. Banyak orang di luar China mungkin baru mendengar namanya saat itu. Padahal, setiap kali orang memegang layar mobil pintar modern, kemungkinan besar mereka sedang menyentuh kaca buatan perusahaannya.

Baca
Aku Adalah Rahasia yang Ingin Diketahui

Aku Adalah Rahasia yang Ingin Diketahui

Terdapat sebuah paradoks: untuk mengenal dirinya sendiri manusia perlu dikenali oleh orang lain lebih dahulu.

Baca
Mewujudkan Negara Agung, dari Mana Memulainya?

Mewujudkan Negara Agung, dari Mana Memulainya?

Saya jadi ingat Gunung Semeru. Walau tinggi, gunung itu dibentuk oleh pasir. Kenapa lumpur Lapindo tidak memunculkan gunung? Karena lemah, lunglai sehingga setiap kemunculan pemimpin selalu longsor ke bawah.

Baca
Face to Face