Pemimpin yang Merusak Hukum dan Institusi
Kita harus mengevaluasi kembali praktik demokrasi selama ini karena pilar-pilarnya sudah dirusak 10 tahun terakhir ini. Pemilu berlangsung berkala tetapi substansi demokrasi tidak terwujud. Aparat penegak hukum tidak mendukung bahkan merusak demokrasi karena dijadikan alat politik.
Baca
Ungkap Motif dan Aktor Intelektual Penyadapan terhadap Presiden
Dalam langkah reformasi Polri, Presiden tampak selalu satu langkah di belakang, dan penyadapan yang berlangsung sejak 2025 hingga Oktober 2026, dengan Presiden sebagai salah satu sasaran, menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi.
Baca
Wacana Petugas Haji Nonmuslim, Ketika Toleransi Ditempelkan ke Pelayanan Ibadah
Keterlibatan nonmuslim pada pelaksanaan haji akan dibatasi pada teknis non-ibadah. MUI setuju sepanjang tugasnya tak mencakup pembimbingan ibadah. Akademisi minta kaji ulang dan mengingatkan prioritas pemberdayaan sumber daya manusia (SDM) muslim di Indonesia.
Baca
PPHN, Ikhtiar Mengembalikan Semangat GBHN Tanpa Mengulang Pola Orde Baru
MPR menargetkan gambaran besar dan arah kebijakan PPHN sudah dipetakan tahun depan. Namun, K3 MPR RI menegaskan pentingnya keterlibatan publik secara luas dalam mendiskusikan kebutuhan PPHN.
Baca
Hubungan RI-Singapura Memanas, Pemerintah Pangkas Pasokan Gas ke Singapura
Indonesia mengurangi ekspor gas bumi ke Singapura sebesar 31 miliar British thermal unit per hari (BBTUD) sejak Sabtu, 24 Oktober 2026. Bahlil Lahadalia menegaskan takkan ragu mengevaluasi hingga menghentikan ekspor gas ke negara-negara yang tidak kooperatif terhadap Indonesia.
Baca
Salam Tiga Jari dari Iwan Fals untuk Kerusakan Alam Indonesia
Konser Menembus Awan 'Hijau' menjadi ruang bagi Iwan Fals untuk kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan di tengah persoalan kerusakan lingkungan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih berlarut-larut.
Baca
Hikayat Pembalut Wanita di Indonesia, Bukannya Difasilitasi Malah Dipajaki
Seharusnya negara memberikan secara gratis pembalut perempuan, bukan justru memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Di sejumlah negara lain, pemerintahnya telah mengambil langkah untuk mengurangi beban biaya menstruasi termasuk menyediakan pembalut gratis.
Baca
Menelisik Prosedur Represif Polisi di Sukoharjo
Realita pahit pendobrakan ponpes putri di Sukoharjo ini menunjukkan kegagalan analisis intelijen serta ketiadaan sensitivitas aparat dalam menjalankan tugas di lapangan. Percuma mampu menyadap presiden dan tokoh penting lain jika untuk urusan sesederhana ini saja meleset.
Baca
Eks-Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Dalang Masih Melenggang
Mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ditetapkan sebagai salah satu tersangka dugaan penyadapan tanpa prosedur terhadap sejumlah pejabat negara termasuk presiden. Penyidik mengejar dalang di balik penyadapan sejak 2025-2026 itu, meski secara politis sudah terbaca siapa pelakunya.
Baca
Perjuangan Terakhir Guru Lisna di Tengah Kabut Asap
Lisna diketahui memiliki riwayat asma yang belakangan semakin sering kambuh. Kondisi kabut asap di Banjarmasin disebut semakin parah sekitar sepekan sebelum kepergiannya. Setiap hari, Lisna menempuh perjalanan sekitar 30 menit menuju sekolah, melewati udara yang dipenuhi asap.
Baca
Taat Ritual Agama Tak Otomatis Manusia Etis
Seseorang bisa merasa telah menjadi pribadi bermoral karena mematuhi aturan, tanpa sungguh-sungguh memeriksa apakah tindakannya adil, siapa yang dirugikan, dan kepentingan siapa yang sedang dilayani. Korupsi dapat dibungkus dengan dalih pengabdian.
Baca
Mengapa Kharisma Pemimpin Penting dalam Politik?
Pemimpin yang baik adalah mereka yang mampu menyatukan orang di sekitar visi perubahan yang mudah dipahami dan emosional. Pemimpin yang baik secara mekanis dapat memperkuat citra politiknya karena karakter pemimpin menjadi bagian penting dari kepercayaan publik.
Baca